ALGORITMA




Didalam kehidupan pasti terdapat suatu masalah. Maka kita harus menyelesaikan suatu masalah yang kita hadapi tersebut. Masalah adalah Tugas yang harus kita cari jawabannya.
1    1. Algoritma adalah Suatu metode untuk menyelesaikan masalah
2    2. Algoritma muncul karena:
 
1    3. Ciri-ciri Algoritma:
a)                  Finiteness : Jumlah langkah & algoritma harus terbatas (proses harus berhenti)
b)                  Difiniteness : Tidak ambigu, urutan jelas
c)                  Input : Memiliki nol atau lebih input sebelum dijalankan
d)                 Output : Satu atau lebih output (minimal 1)
e)                  Effectiveness : Efektif

2    4. Tiga Struktur Dasar Algoritma:
a.       Runtutan 
b.      Pemilihan 
c.       Pengulangan


5. Contoh Algoritma membuat mie instan : 
    1.      Siapkan sebungkus mie instan, mangkok, sendok, panci 
    2.      Nyalakan kompor 
    3.      Panaskan air rebusan di panci sampai mendidih 
    4.      Masukan mie instan ke rebusan air yang mendidih tersebut 
    5.      Sementara mie di rebus, campurkan bumbu dan bubuk cabe ke dalam mangkok 
    6.      Matikan kompor 
    7.      Tuangkan mie dan kuahnya kedalam mangkok, aduk hingga bumbu merata 
    8.      Mie siap disajikan











KOMUNITAS BULU TANGKIS SE-INDONESIA
“Badmintalk”

           
1.1 Definisi Badmintalk
Badmintalk adalah suatu forum yang dibuat untuk semua pecinta olahraga Bulu Tangkis se-Indonesia. Web Badmintalk ini dibentuk untuk seorang pecinta bulutangkis yang selalu ingin mendapatkan update berita terbaru, informasi live streaming, video pertandingan, update rangking terbaru, berkenalan dengan teman baru dan punya banyak ide, gagasan, cerita, pandangan dan ingin berdiskusi tentang bulutangkis.
Minimnya pemberitaan, perbincangan dan pengetahuan masyarakat Indonesia dewasa ini tentang olahraga bulutangkis merupakan awal munculnya keinginan dan harapan dari mereka untuk menyediakan sebuah wadah berbagi informasi, berdiskusi, menyuarakan aspirasi dan menyalurkan inspirasi para pecinta bulutangkis, agar olahraga bulutangkis semakin dikenal dan dipahami oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa bulutangkis adalah olahraga yang paling banyak mengangkat harkat martabat bangsa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, dan mereka yakin juga bahwa sampai saat ini bulutangkis masih adalah salah satu olahraga kebanggaan bangsa Indonesia yang melekat erat pada identitas bangsa ini dan selalu memiliki tempat yang spesial di hati masyarakat Indonesia.
Di samping itu, mereka meyakini bahwa suara-suara berupa dukungan, masukan dan doa dari seluruh pecinta bulutangkis Indonesia perlu terus dicanangkan dan terus digaungkan lebih banyak lagi ke masyarakat Indonesia yang lebih luas lagi, agar supaya bulutangkis Indonesia dapat semakin maju, semakin berprestasi dan terus berjaya. Mereka juga percaya bahwa kecintaan dan kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga bulutangkis ini perlu terus dipupuk, dikembangkan, dan ditularkan agar jasa para pahlawan bulutangkis Indonesia dapat terus diingat dan dibanggakan oleh generasi penerus bangsa Indonesia sampai kapan pun juga. Maka dari itu, mereka membangun suatu wadah untuk mengayomi segenap pecinta bulutangkis tanah air dan kami ingin mengajak anda turut berkontribusi untuk memajukan dan menyuarakan apresiasi yang tertinggi untuk bulutangkis dunia dan bulutangkis indonesia pada khususnya.


1.2 Analisa Personal
            Dalam komunitas Badmintalk ini, terdapat kurang lebih 8000 anggota yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Adapun tipe anggota dalam komunitas ini sangat beragam, diantaranya adalah:
1.      Tipe  Aktif
Beberapa anggota dalam komunitas ini bersifat aktif dalam artian mau bertanya mengenai perkembangan terkini olahraga bulu tangkis di Indonesia, aktif mengomentari beberapa berita yang di post oleh admin di web maupun di media sosial lainnya. Selain itu, anggota ini memberikan komentar yang positif dan membangun juga memberikan semangat kepada atlet yang bersangkutan.
2.      Tipe Pasif
Selain anggota yang aktif ada juga anggota yang bersifat pasif, misalnya anggota yang ikut bergabung di dalam forum ini hanya aktif membaca tanpa memberikan komentar ataupun bertanya seputar berita yang di post oleh admin.
3.      Tipe Menjatuhkan
Tipe ini dimiliki oleh anggota yang tidak mempunyai dalam mengungkapkan pendapat atau komentarnya yang dapat memancing keributan antar sesama anggota di dalam komunitas tersebut.


1.3 Dampak Positif dan Negatif
1.3.1 Dampak Positif
            Adapun dampak postif dari dibentuknya komunitas ini, antara lain :
1.      Dapat menambah wawasan mengenai olahraga bulu tangkis
2.      Dapat menambah teman yang memiliki hobi yang sama dari seluruh wilayah Indonesia
3.      Dapat meningkatkan rasa nasionalisme karena ikut mendukung atlet-atlet yang ikut bertanding untuk mengharumkan nama Indonesia.
1.3.2 Dampak Negatif
            Adapun dampak negatif dari dibentuknya komunitas ini, antara lain :
1.      Terdapat anggota yang kata-katanya dapat menyinggung anggota lainnya

1.4  Perbandingan dengan Dunia Nyata
Adanya komunitas ini sangat berpengaruh bagi penggemar bulu tangkis, karena dengan adanya komunitas badmintalk ini mereka dapat bertukar pikiran, mengetahui informasi terkini mengenai bulu tangkis walaupun mereka tidak berada di dalam satu wilayah. Bila dibandingkan dengan dunia nyata, penggemar sulit untuk berkomunikasi satu sama lain karena jangkauan wilayah yang jauh. Selain itu, mereka juga hanya mendapat informasi di media massa, seperti televisi, majalah ataupun koran yang tidak setiap saat diperbaharui. Tetapi, jika dibandingankan dengan dunia maya penggemar bulu tangkis di dunia nyata dapat bertemu dan bermain bersama dengan penggemar lain di wilayah yang sama.


Samakah Bahasa Indonesia dengan Bahasa Melayu?

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi Negara Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Bahasa Indonesia adalah gabungan bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca saat awal abad penanggalan modern. Sebagai bahasa Negara, hal itu termuat di dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, khususnya pada Bab XV, Pasal 36. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia termuat dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, khusunya pada butir ketiga yang berbunyi “Kami Putra dan Putri Indonesia Menjungjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia”.
Dari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah sebuah variasi dari bahasa Melayu. Dasar yang digunakan adalah bahasa Melayu Riau, tetapi telat mengalami perkembangan akibat penggunaannya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan pada awal abad ke-20. Penamaan Bahasa  Indonesia diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan imperialisme bahasa apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan. Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
Bahasa Melayu mencakup sejumlah bahasa yang memiliki kemiripan yang dituturkan di wilayah Nusantara dan di Semenanjung Melayu. Sebagai bahasa yang luas pemakaiannya, bahasa ini menjadi bahasa resmi di Brunei, Indonesia (sebagai bahasa Indonesia), dan Malaysia (juga dikenal sebagai bahasa Malaysia); bahasa nasional Singapura; dan menjadi bahasa kerja di Timor Leste (sebagai bahasa Indonesia). Bahasa Melayu merupakan lingua franca bagi perdagangan dan hubungan politik di Nusantara sejak sekitar A.D 1500-an. Migrasi kemudian juga turut memperluas pemakaiannya. Selain di negara yang disebut sebelumnya, bahasa Melayu dituturkan pula di Afrika Selatan, Sri Lanka, Thailand selatan, Filipina selatan, Myanmar selatan, sebagian kecil Kamboja, hingga Papua Nugini. Bahasa ini juga dituturkan oleh penduduk Pulau Christmas dan Kepulauan Cocos, yang menjadi bagian Australia.
Bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia adalah dua bentuk baku dalam bahasa Melayu modern (pasca-Perang Dunia II). Selain keduanya, terdapat pula bentuk baku lain yang dipakai di Brunei, namun karena penuturnya sedikit bentuk ini menjadi kurang signifikan. Perbedaan di antara kedua bentuk baku utama meskipun usaha-usaha penyatuan ejaan dan peristilahan selalu dilakukan di bawah koordinasi MABBIM. Berbagai varian bahasa Melayu digunakan di berbagai wilayah Indonesia dan semua mengakui bahwa bahasa yang digunakan di Provinsi Riau dan sekitarnya adalah bahasa Melayu Standar (atau bahasa Melayu Tinggi, bahasa Melayu Piawai).
Bahasa Indonesia dengan Bahasa Melayu tidaklah sama, tetapi memiliki kemiripan karena pada dasarnya Bahasa Indonesia berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Austronesia. Jika bahasa Malaysia (Melayu) dan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sama, apa yang memisahkan keduanya? Di sinilah titik perpisahan itu, saat terjadi perjanjian antara Belanda dan Inggris tahun 1824 yang dikenal dengan nama Traktaat London. Keduanya sepakat untuk membagi kekuasaan. Yang dijadikan patokan adalah pusat kesustraan Melayu. Baik Belanda maupun Inggris setuju bahwa Riau-Johor (salah satu kerajaan Melayu) adalah pusat kesusteraan Melayu atau Melayu Tinggi. Oleh sebab itu, mereka berbagi kekuasaan dengan ketentuan Riau menjadi milik Belanda dan Johor (kini Malaysia) menjadi milik Inggris. Oleh sebab itu Bahasa Melayu Riau (yang sekarang menjadi bahasa Indonesia) banyak mendapat pengaruh dari peran bangsa dan bahasa Belanda dan bahasa Melayu Johor (bahasa Melayu Malaysia) banyak dipengaruhi oleh bahasa Inggris (bahasa Malaysia banyak menyerap kosakata bahasa Inggris yang ejaannya disesuaikan, contoh: “saiz” (serapan dari size) = ukuran). Bahasa Melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama islam di Nusantara. Apalagi sebagian penutur Bahasa Indonesia sering kali menggunakan bahasa sehari-hari dan mencampuradukan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Hal ini dikarenakan Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi sebagian besar penuturnya. Rentetan kisah diatas adalah bukti bahwa Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu.
Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu juga memiliki perbedaan karena Bahasa Indonesia memiliki lebih banyak kata yang berasal dari Bahasa Jawa dan Bahasa Belanda meskipun Bahasa Indonesia didasarkan dan didominasi dari Bahasa Melayu Riau. Sedangkan perbedaan yang tampak jelas lainnya yaitu dialek dan arti kata. Perbedaan tata bahasa antara Bahasa Indonesia dengan Bahasa Melayu, peristilahan dan kosakata, pengucapan, serta tekanan kata ini dikarenakan latar belakang sejarah, politik, dan perlakuan yang berbeda.
Jauh sebelum bangsa Belanda datang ke wilayah Nusantara, bahasa Melayu sudah digunakan sebagai bahasa penghubung dan bahasa dalam perdagangan yang penyebarannya melewati wilayah Nusantara. Bahkan, orang-orang Portugis yang ingin berdagang menekannya pentingnya Bahasa Melayu jika ingin mencapai hasil yang bagus dalam perdagangannya. Bahasa Melayu digunakan untuk penyebaran agama, perdangangan, dan pendidikan yang berhubungan dengan itu. Dari pemaparan diatas tersebut menurut saya Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat, serta memiliki kemiripan dan perbedaan. Kemiripan yang dimiliki Bahasa Indonesia dengan Bahasa Melayu yaitu karena Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan bahasa yang termasuk dalam rumpun Austronesia (bersama dengan bahasa Tagalog). Bahasa proto (bahasa “ibu”) yang langsung membawahi bahasa Melayu adalah bahasa proto Melayu yang juga menjadi “ibu” bagi bahasa Jawa, Sunda, dan Madura (Nah, Bahasa Jawa adalah saudara kandung bahasa Indonesia). Sedangkan perbedaannya yaitu terletak pada dialek dan arti katanya dikarenakan latar belakang sejarah, politik, dan perlakuan yang berbeda. Jadi kesimpulannya yaitu bahwa Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu tidaklah sama.


Daftar Pustaka:
Sukartha, I Nengah., I Nyoman Suparwa., I G.N.K Putrayasa & Iwayan Teguh.(2015).Bahasa Indonesia Akademik untuk Perguruan Tinggi.:Swasta Nulus